In Memoriam P. Frangky Rengkung MSC

Pastor Franky Rengkung, yang biasa dipanggil Eki, lahir di  Tomohon pada 04 Agustus 1982. Keluarganya berasal dari desa Kinilow, Tomohon. Setelah menjalani pendidikan di Seminari Augustinianum, Tomohon, ia mengikuti pembinaan sebagai pranovis MSC di Pranovisiat MSC Pineleng pada 2005 – 2006.

Selanjutnya pada 24 Juli 2006 ia diterima sebagai novis MSC di Karanganyar- Kebumen, Jawa Tengah. Ia mengikrarkan kaul-kaul pertama dalam Tarekat MSC pada 25 Juli 2007 di Novisiat MSC, Karanganyar-Kebumen. Pada 18 Oktober 2014 Franky mengikrarkan kaul-kaul kekal dalam Tarekat MSC di Pineleng.

Studi filsafat dan teologi ditempuhnya di Sekolah Tinggi Seminari Pineleng pada 2007 sampai 2015. Ia menjalani tahun pastoral di paroki Siantan, Keuskupan Agung Pontianak, Kalimantan Barat dan masa diakonal di paroki Tataaran pada Juli 2015 sampai ditahbiskan imam.

Ia menerima pelantikan lektorat pada 26 Juni 2010 dan akolit pada 25 Juni 2011. Ia menerima tahbisan diakon pada 20 Juni 2015 di Pineleng dan tahbisan imamat pada 9 April 2016 di Manado. Setelah tahbisan imamatnya sebagai neomis Franky diutus untuk menjalankan karya Tarekat di Komunitas Skolastikat MSC Pineleng, khususnya sebagai anggota staf Percikan Hati.

Pada tahun 2017 Pastor Franky mulai menjalani perawatan gagal ginjal baik di Tomohon maupun di Jakarta. Selama menjalani perawatan di Jakarta ia tinggal di Komunitas Rumah Induk/Provinsialat MSC lalu di Rumah Superiorat MSC Jakarta di Cengkareng. Lalu, untuk menjalani perawatan selanjutnya Franky kembali ke Manado dan tinggal di Komunitas MSC Karombasan, Manado, sampai meninggalnya.

Ia meninggal di RS Gunung Maria, Tomohon, pada 05 April 2019, pkl 10.50, setelah bergumul dengan penyakit ginjal selama dua tahun. Jenasahnya akan disemayamkan pertama-tama di rumah keluarga di Kinilow, lalu biara MSC Pal 3 Karombasan dan Gereja Hati Kudus Karombasan, Manado. Jenasahnya akan dimakamkan di pekuburan Seminari Menengah Kakaskasen pada Senin, 8 April 2019.

Bakat menulisnya ditunjukkan dalam karya tulis berupa renungan-renungan Percikan Hati dan beberapa buku tentang Permesta.

Dengan SK Pemimpin Provinsi No. 03/SK.PP/III/18 dan berlaku mulai 02 April 2018 Pastor Franky diangkat menjadi anggota Tim Penulisan Sejarah MSC Indonesia, dengan tugas khusus untuk menulis sejarah pembinaan MSC Provinsi Indonesia.

Pastor Franky, selamat memasuki hidup abadi bersama Bapa di surga. Terima kasih atas kebersamaan sebagai MSC dan atas pengabdian dan pelayanan sebagai imam dan gembala Kristus.

Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah” (Yohanes 12:24).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *